Meet Justin Bieber

Januari 01, 2011

ini cerita gue dapet dari Twitter

buat yg buat maap bgt uda gue kopas, tapi ini sebuah penghargaan buat lu :))
baca deh :

just imagine what and how you feel this with Justin Bieber :D

it's a beginning till you know him.

"Justin Bieber? seberapa gantengnya sih dia? perasaan temen-temen gue fanatik banget sama dia" kata kamu sambil ngetik nama 'Justin Bieber' di google.
dan hasilnya..
"aje gileee.. banyak amat resultnya." kamu klik foto-foto Justin.
"hemm.. biasa aja deh, ah ngapain lah penasaran sama org kek gini" kamu nutup laptop terus langsung keluar rumah.

Kamu tinggal di New York, gak tinggal dirumah yang terlalu mewah, tapi gak jelek juga. Tiba-tiba pas kamu lagi enak-enaknya menikmati udara sore...

TIN! TIN! TIN!

ada sebuah mobil mewah ngebut dan klakson-klakson ke arah rumah kamu.
Otomatis yang tadinya kamu merem langsung melek dan loncat ke samping karena shock denger suara klakson itu.
"Aye Girl, could i parked my car to ur garage?" kata seorang anak cowo pake kaca mata item.
dengan tampang cengo kamu ngangguk. dan
tanpa pikir panjang cowo itu masukin mobilnya ke bagasi rumahmu.
Sambil ngucek-ngucek mata kamu mendekati mobil cowo itu. Cowo itu turun dari mobil dan buka kacamata hitamnya. dan flip rambutnya. Kamu ngucek mata kamu lagi. Cowo itu cengo.
"Hey, why are you not screaming?"
"Screaming? for what?"
"c'mon, tell me you are joking?
"no, Im serious. kenapa kamu parkir mobil dirumahku? kamu gak punya rumah ya? mobil mewah, muka ganteng tapi gak punya rumah. kasian banget" kamu nyerocos aja kaya gitu.
tampang cowo itu yang tadinya tampang 'gak percaya' sekarang makin jelek lagi. terus dia tarik lengan kamu, "lets come in! i need some water!"
"hey this is my house! aturan aku yang ngajak kamu masuk!"

!@#$%^&*&^%$#@ didalam rumah @^%$@$%^&^%$#@!

BRUK!
Cowo itu dengan santainya duduk di sofa rumahmu. Mencopot sepatunya dengan asalnya. dan itu membuatmu makin marah.
"Hey! what the hell are you doing?!"
dia nengok. Kamu bisa ngeliat mukanya dengan jelas. dan pikiran kamu.. "kayanya gue pernah liat..em.. wait a minute!"
Kamu lari ke kamarmu, buka laptop dan ngeliat apa yang sebelumnya kamu search di google. and you scream "WHAT?! OH MY GOSH!!"
"hey whats going on?" Cowo itu lari ke sumber suara dan menemukanmu sedang nutup mulut sambil mata melotot.
"Y-y-you are... him?" tanyamu gugup sambil menunjuk foto Justin Bieber pada layar laptop.
"pbbftt- BUAHAHAHAHAAHAHAHA.." he laughs.
"hey, im asking you.."
"HAHAHAHAHAHA" he still laugh
"hey! serius!!" teriakmu sambil guncang-guncangin badan dia yang ngakak sampe jongkok-jongkok.
"hahahaha! yes! I'm Justin Bieber! You're so funny! hahahhaa"
"omagash.." kamu masih melotot.
"hahaha. gua kira lu becanda! ahahaha.."
"kok ketawa sih? emang lucu apa?" -_-
"iya lah. biasanya cewe yang ketemu gue bakalan teriak kaya orang kesurupan. sampe kadang-kadang pingsan. lah ini malah ngatain gue kagak punya rumah.terus pake nanya lagi itu gue apa bukan, hahaha" dia sekarang ketawa sambil mukul-mukul meja.
"ok, im sorry. gue kan ga tertarik sama artis famous" -_-
"beneran?"
"eh ngomong-ngomong. ngapain lu tiba-tiba parkir di rumah gue dan akhirnya disini?" tanya kamu bingung.
"oh.. biasa lah. lari dari paparazzi. padahal gue lagi beli sepatu, paparazzi dateng ya otomatis gue langsung ngabur, eh ngeliat lu lagi nguap, buahahaa akhirnya kesini deh" jelasnya sambil ngapus air mata gara-gara terlalu ngakak -_-
"ohh. yaudah gue ambilin minum yak" tawarmu.
dia cuma nyengir, kamu lari buatin minum.
Justin duduk di pinggir tempat tidur sambil ngeliat-ngeliat setiap sisi yang ada di kamar kamu.
dari mulai laptop, meja belajar, lemari dan yang bergantung di lemari yaitu...oh sorry sensor.. terus ke pintu kamar mandi, terus ada lemari kecil tempat boneka-boneka tersimpan, balik lagi ke kamar mandi, balik lagi sama yang bergantung di lemari dan meja belajar dan dia liat kamu lagi bawa minuman dan menaronya di meja.
"hem.. thanks." katanya sambil ambil minumannya. kamu duduk disebelahnya.
Justin minum tanpa baca bismillah(?) maksudnya minum tanpa basa basi sampe tu minuman tinggal gelasnya doang.
Kamu yang shock ngeliatnya melotot sambil nelen ludah susah-susah.
"buset dah, artis bisa kehausan juga ya" tiba-tiba kata-kata itu keluar dari mulut kamu.
"huahahhahhahaa" Justin ngakak lagi.
"hey, can you please stop laughing! its not funny!"-_-
"sorry! abisan lu lucu banget, baru kali ini gue ketemu cewe kaya lo." jelas justin sambil ngacak poni kamu.
"iya iyaa.."
"eh nama lu siapa ngomong-ngomong? haha udah dikasih minum tapi gatau nama lu"
"nama gue fitri
"
"ohh, namanya lucu sama kaya orangnya ;)" tanpa aba-aba kamu blushing. 'aww.. baru kali ini ada yang bilang gue lucu' pikirmu sambil nunduk, nutupin mukamu yang memerah.
Tiba-tiba pas kamu naikin kepala kamu. kamu ngerasa nabrak hidung. tiba-tiba hidung itu turun kebawah.. dan sejajar dengan hidung kamu. kamu bisa ngerasain nafasnya. dan
"ahh sorry! hampir kelepasan!" teriak Justin sambil menjauh terus garuk-garuk rambutnya.
"ahh! iya.." responmu. tapi dalem hati 'yaelah nanggung amat tinggal satu langkah lagi'
"eh emm.. kayanya udah aman nih. gue mau balik ya?" tanya Justin sambil berdiri.
"yahh.." tanpa sadar kamu ngomong gitu. Justin nengok.
"tenang aja shawty.. kalo ada waktu aku main kok kesini ;) oiya minta nomermu." kata Justin sambil nyubit pipi kamu.
Justin ngasih I-phone nya ke kamu, dan kamu mulai mencet-mencet nomor kamu.
"nih.." kata kamu rada kecewa.
"yahh jangan sedih gitu dong.. ayo temenin gue ke depan"
Kalian berdua jalan ke depan. mukamu masih cemberut. rasanya gak rela berpisah sama Justin. dia anaknya seru.
"eh jangan cemberut gitu. gue pulang ya! ntar gue telpon kok;)" kata Justin sambil nyium pipi kamu.
terus dia langsung lari ke mobilnya.
kamu? ditinggalin dengan wajah kepiting rebus!

THE END...
this is imagine how you meet Justin Bieber.
hahaha..

You Might Also Like

0 komentar